Traveling pertama kali tanpa ikut rombongan atau perjalanan yang sudah diatur orang lain memang terasa menyenangkan. Kita bebas menentukan destinasi, memilih tempat makan, mengatur waktu, dan memutuskan sendiri tempat mana yang ingin dikunjungi.
Di sisi lain, banyak hal kecil yang baru terasa penting setelah perjalanan dimulai. Barang tertinggal, jadwal terlalu padat, pengeluaran membengkak, atau salah memilih lokasi penginapan bisa membuat liburan yang seharusnya santai justru terasa melelahkan.
Karena itu, memahami beberapa tips traveling untuk pemula bisa membantu membuat perjalanan pertama terasa lebih terencana tanpa harus membuat itinerary yang terlalu rumit.
Mulai dari Destinasi yang Sesuai
Destinasi populer belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk semua orang.
Sebelum membeli tiket, coba pikirkan terlebih dahulu jenis perjalanan yang ingin dinikmati. Ada orang yang senang menghabiskan waktu menjelajahi kota, sementara lainnya lebih memilih pantai, pegunungan, wisata kuliner, atau sekadar bersantai.
Pertimbangkan juga waktu perjalanan yang tersedia.
Kalau hanya punya dua atau tiga hari, memilih destinasi yang membutuhkan perjalanan panjang dan banyak perpindahan tempat bisa membuat sebagian besar waktu habis di perjalanan.
Untuk perjalanan pertama, destinasi dengan transportasi dan fasilitas yang mudah ditemukan biasanya lebih nyaman.
Tentukan Budget Sebelum Berangkat
Traveling tidak harus mahal, tetapi pengeluaran kecil dapat menumpuk dengan cepat jika tidak diperhatikan.
Mulailah dengan menentukan budget keseluruhan.
Setelah itu, pisahkan perkiraan biaya untuk transportasi, penginapan, makanan, tiket tempat wisata, belanja, dan kebutuhan lainnya.
Sisakan juga sejumlah dana untuk kebutuhan yang tidak direncanakan.
Cara sederhana seperti ini membantu kita mengetahui berapa banyak uang yang masih bisa digunakan selama perjalanan tanpa harus menghitung setiap pengeluaran secara berlebihan.
Jangan Memasukkan Terlalu Banyak Tempat ke Itinerary
Kesalahan yang sering dilakukan saat menyusun perjalanan pertama adalah ingin mengunjungi semua tempat sekaligus.
Pagi ke tempat A, siang pindah ke B, sore mengejar C, lalu malam masih ingin pergi ke tempat lainnya.
Di atas kertas terlihat efisien. Ketika dijalani, perjalanan seperti ini bisa terasa sangat melelahkan.
Waktu perjalanan antar lokasi, antrean, cuaca, kondisi lalu lintas, dan waktu makan sering kali membuat jadwal berubah.
Lebih baik pilih beberapa tempat yang benar-benar ingin dikunjungi dan sisakan waktu kosong di antara aktivitas.
Liburan tidak harus menjadi perlombaan mengumpulkan sebanyak mungkin destinasi.
Pilih Penginapan Berdasarkan Lokasi
Harga murah memang menarik, tetapi lokasi penginapan juga perlu diperhitungkan.
Penginapan yang terlihat jauh lebih murah bisa membuat biaya transportasi meningkat jika lokasinya terlalu jauh dari tempat-tempat yang ingin dikunjungi.
Sebelum memesan, buka peta dan lihat lokasi penginapan terhadap destinasi utama.
Perhatikan juga akses transportasi di sekitarnya.
Kadang membayar sedikit lebih mahal untuk lokasi yang strategis justru membuat perjalanan lebih praktis dan menghemat banyak waktu.
Bawa Barang Secukupnya
Packing menjadi bagian yang sering membuat traveler pemula bingung.
Kekhawatiran membutuhkan suatu barang akhirnya membuat hampir semuanya dimasukkan ke dalam tas.
Padahal membawa terlalu banyak barang dapat menyulitkan perjalanan, terutama jika harus sering berpindah kendaraan atau penginapan.
Buat daftar barang berdasarkan kebutuhan.
Prioritaskan pakaian, perlengkapan pribadi, dokumen, charger, obat pribadi, dan barang yang memang akan digunakan selama perjalanan.
Kalau suatu barang mudah dibeli di destinasi dan kemungkinan besar tidak digunakan, pertimbangkan kembali apakah benar-benar perlu dibawa.
Simpan Dokumen Penting dengan Baik
Dokumen perjalanan merupakan barang yang tidak boleh disepelekan.
Untuk perjalanan tertentu, dokumen tersebut bisa berupa kartu identitas, tiket, bukti reservasi, paspor, visa, atau dokumen lain yang dibutuhkan.
Simpan dokumen pada tempat yang mudah dijangkau tetapi tetap aman.
Memiliki salinan digital untuk beberapa dokumen juga dapat membantu ketika membutuhkan informasi reservasi atau data perjalanan.
Sebelum berangkat, periksa kembali persyaratan perjalanan sesuai destinasi karena ketentuannya dapat berubah.
Pelajari Transportasi di Tempat Tujuan
Tidak perlu mengetahui setiap jalan sebelum tiba.
Namun, memahami pilihan transportasi dasar dapat menghemat banyak waktu.
Cari tahu apakah destinasi memiliki kereta, bus, transportasi online, taksi, atau pilihan lainnya.
Periksa juga bagaimana cara menuju penginapan dari bandara, stasiun, atau terminal tempat pertama kali tiba.
Ini menjadi salah satu tips traveling untuk pemula yang sederhana tetapi sangat membantu. Setidaknya, setelah sampai kita sudah tahu langkah pertama yang harus dilakukan.
Jangan Lupa Periksa Cuaca
Cuaca dapat mengubah rencana perjalanan dengan cepat.
Sebelum packing, lihat prakiraan cuaca untuk destinasi yang akan dikunjungi. Informasi ini membantu menentukan pakaian dan perlengkapan yang perlu dibawa.
Kalau kemungkinan hujan cukup tinggi, payung kecil atau perlengkapan hujan bisa berguna.
Sebaliknya, perjalanan ke daerah dengan paparan matahari kuat mungkin membutuhkan perlindungan yang berbeda.
Tetap periksa informasi terbaru menjelang keberangkatan karena prakiraan dapat berubah.
Beri Ruang untuk Mencoba Kuliner Lokal
Traveling bukan cuma tentang tempat wisata.
Makanan sering menjadi salah satu bagian paling menarik dari sebuah perjalanan.
Cari beberapa kuliner khas yang ingin dicoba, tetapi tidak perlu menentukan seluruh tempat makan dari pagi sampai malam.
Terkadang tempat menarik justru ditemukan ketika sedang berjalan-jalan.
Kalau mencoba makanan yang belum pernah dimakan sebelumnya, tetap perhatikan bahan dan kebersihannya, terutama jika memiliki alergi atau pantangan tertentu.
Jangan Terlalu Bergantung pada Internet
Smartphone memang sangat membantu saat traveling.
Peta, tiket, reservasi hotel, pembayaran, dan informasi perjalanan sekarang banyak tersimpan secara digital.
Tetapi koneksi internet tidak selalu tersedia dengan sempurna.
Simpan informasi penting yang mungkin dibutuhkan secara offline. Screenshot alamat penginapan, nomor reservasi, tiket, atau rute penting jika diperlukan.
Pastikan baterai ponsel juga cukup ketika bepergian jauh dari penginapan.
Sisakan Waktu untuk Menikmati Perjalanan
Itinerary membantu perjalanan menjadi lebih terarah, tetapi jangan sampai seluruh liburan hanya dihabiskan mengejar jadwal.
Kalau menemukan tempat yang nyaman, tidak ada salahnya tinggal sedikit lebih lama.
Kalau tubuh sudah lelah, istirahat juga merupakan bagian dari perjalanan.
Beberapa pengalaman traveling terbaik justru datang dari hal-hal yang tidak direncanakan sebelumnya.
Itulah alasan itinerary sebaiknya digunakan sebagai panduan, bukan aturan yang harus selalu diikuti secara kaku.
Traveling Pertama Tidak Harus Sempurna
Tidak ada perjalanan yang benar-benar berjalan persis seperti rencana.
Transportasi bisa terlambat, cuaca berubah, tempat wisata ternyata penuh, atau restoran yang ingin dikunjungi sedang tutup.
Hal-hal seperti itu merupakan bagian normal dari perjalanan.
Dengan memahami tips traveling untuk pemula, menyiapkan kebutuhan utama, dan tetap fleksibel ketika rencana berubah, perjalanan pertama bisa terasa jauh lebih nyaman.
Tidak perlu mencoba melakukan semuanya sekaligus. Pilih destinasi yang sesuai, atur budget, bawa barang secukupnya, dan sisakan waktu untuk benar-benar menikmati tempat yang dikunjungi.
Melalui Suboticke Travel, kami akan menghadirkan berbagai inspirasi destinasi, kuliner, budaya, serta tips perjalanan yang sederhana dan mudah diterapkan untuk menemani rencana liburan berikutnya.
