Hotel bukan sekadar tempat tidur ketika traveling. Lokasi penginapan dapat menentukan berapa banyak waktu yang habis di perjalanan, sementara fasilitas dan kondisi kamar dapat memengaruhi kenyamanan setelah seharian menjelajahi destinasi.
Harga murah memang menarik, tetapi hotel termurah belum tentu menghasilkan biaya perjalanan paling rendah. Penginapan yang jauh dari pusat aktivitas misalnya, bisa membuat pengeluaran transportasi justru bertambah.
Sebaliknya, hotel mahal juga belum tentu menjadi pilihan paling tepat jika sebagian besar fasilitasnya tidak pernah digunakan.
Karena itu, memahami cara memilih hotel untuk liburan sebaiknya dimulai dari kebutuhan perjalanan sendiri, bukan sekadar mencari hotel dengan rating tertinggi atau harga termurah.
Tentukan Budget Penginapan Terlebih Dahulu
Sebelum membuka aplikasi booking dan melihat ratusan pilihan hotel, tentukan kisaran budget.
Misalnya total perjalanan berlangsung empat malam.
Hitung berapa anggaran maksimal yang ingin dialokasikan untuk penginapan selama periode tersebut.
Dengan begitu, pencarian menjadi lebih terarah.
Jangan lupa memperhatikan apakah harga yang ditampilkan sudah termasuk pajak dan biaya lainnya.
Harga awal yang terlihat murah belum tentu menjadi jumlah akhir yang harus dibayar.
Jangan Hanya Mengejar Hotel Termurah
Menekan biaya perjalanan memang penting.
Namun, harga sebaiknya dibandingkan dengan apa yang didapat.
Bayangkan hotel A lebih murah Rp100.000 per malam dibanding hotel B.
Masalahnya, hotel A berada jauh dari tempat wisata sehingga setiap hari membutuhkan biaya transportasi tambahan.
Setelah dihitung, selisih tersebut mungkin tidak lagi menguntungkan.
Dalam menerapkan cara menghemat biaya traveling, lihat total biaya perjalanan, bukan hanya harga kamar.
Lokasi Bisa Lebih Penting daripada Fasilitas
Untuk liburan yang sebagian besar waktunya digunakan menjelajahi kota, lokasi sering menjadi faktor utama.
Hotel dengan kolam renang besar mungkin terlihat menarik.
Tetapi kalau setiap pagi berangkat dan baru kembali malam hari, fasilitas tersebut belum tentu digunakan.
Sebaliknya, hotel sederhana yang dekat dengan transportasi umum, tempat makan, dan destinasi bisa jauh lebih praktis.
Pilih berdasarkan gaya perjalanan.
Cocokkan Lokasi Hotel dengan Itinerary
Sebelum booking, buka kembali itinerary.
Lihat area mana yang paling sering dikunjungi.
Kalau sebagian besar destinasi berada di pusat kota, mencari penginapan terlalu jauh di pinggiran mungkin membuat perjalanan kurang efisien.
Ini alasan cara membuat itinerary liburan sebaiknya dilakukan sebelum menentukan hotel final.
Itinerary memberikan gambaran tentang pusat aktivitas selama perjalanan.
Dari sana kita bisa menentukan area penginapan yang paling masuk akal.
Buka Peta Jangan Hanya Membaca Nama Area
Tulisan “dekat pusat kota” pada deskripsi hotel belum tentu memiliki arti yang sama bagi semua orang.
Buka peta.
Lihat posisi sebenarnya.
Periksa jaraknya dari stasiun, halte, destinasi utama, tempat makan, minimarket, atau fasilitas lain yang kemungkinan dibutuhkan.
Coba lihat rute menuju beberapa tempat yang ada dalam itinerary.
Dengan cara ini kita mendapatkan gambaran lebih realistis dibanding hanya membaca deskripsi pemasaran.
Hitung Waktu Perjalanan Bukan Cuma Kilometer
Jarak lima kilometer belum tentu dekat.
Di kota dengan lalu lintas padat, perjalanan beberapa kilometer dapat membutuhkan waktu cukup lama.
Sebaliknya, jarak lebih jauh bisa terasa mudah jika tersedia kereta atau transportasi publik langsung.
Karena itu, ketika menerapkan cara memilih hotel untuk liburan, lihat estimasi waktu perjalanan pada jam yang relevan.
Bukan hanya angka jaraknya.
Periksa Akses Transportasi Umum
Jika tidak menyewa kendaraan, akses transportasi menjadi sangat penting.
Cari tahu apakah terdapat:
- stasiun kereta;
- halte bus;
- akses transportasi online;
- shuttle;
- atau transportasi publik lainnya.
Hotel yang berada beberapa menit berjalan kaki dari stasiun terkadang memberikan fleksibilitas jauh lebih besar.
Terutama untuk kota yang memiliki sistem transportasi umum baik.
Perhatikan Kondisi Lingkungan Sekitar
Hotel yang bagus tidak berdiri sendiri.
Area sekitarnya juga memengaruhi pengalaman.
Lihat apakah terdapat tempat makan, minimarket, apotek, ATM, atau kebutuhan sehari-hari lainnya.
Untuk perjalanan tertentu, lingkungan yang masih aktif pada malam hari juga bisa lebih praktis.
Namun, area yang sangat ramai mungkin memiliki tingkat kebisingan lebih tinggi.
Kembali lagi ke kebutuhan masing-masing traveler.
Baca Review Terbaru
Rating merupakan titik awal, bukan keputusan akhir.
Buka ulasan terbaru dari tamu.
Cari pola komentar yang terus muncul.
Misalnya banyak tamu berbeda menyebut kamar bersih dan staf membantu.
Itu bisa menjadi sinyal positif.
Sebaliknya, kalau banyak review terbaru mengeluhkan masalah yang sama, informasi tersebut layak diperhatikan.
Prioritaskan ulasan beberapa bulan terakhir karena kondisi hotel dapat berubah.
Jangan Terlalu Terpengaruh Satu Review Buruk
Hampir semua hotel yang memiliki banyak tamu akan mendapatkan beberapa review negatif.
Satu pengalaman buruk belum tentu mewakili kondisi secara keseluruhan.
Baca beberapa ulasan.
Perhatikan apakah masalah yang sama disebut berulang kali oleh orang berbeda.
Misalnya satu orang mengeluh kamar berisik mungkin merupakan pengalaman individual.
Tetapi kalau puluhan review menyebut dinding tipis dan suara jalan sangat terdengar, itu sudah menjadi pola.
Lihat Foto dari Tamu
Foto resmi biasanya dibuat menggunakan pencahayaan dan sudut terbaik.
Karena itu, lihat juga foto yang diunggah pengunjung.
Foto tamu dapat membantu melihat ukuran kamar, kamar mandi, kondisi lorong, pemandangan dari jendela, hingga keadaan fasilitas.
Bandingkan foto terbaru dengan foto resmi.
Kalau kondisinya terlihat relatif konsisten, kita mendapat gambaran yang lebih baik tentang apa yang akan diterima.
Perhatikan Ukuran Kamar
Foto dengan lensa lebar dapat membuat kamar terlihat lebih besar.
Karena itu, kalau tersedia, lihat ukuran kamar dalam meter persegi.
Hal ini cukup penting terutama ketika traveling bersama beberapa orang atau membawa koper besar.
Kamar kecil mungkin tidak menjadi masalah untuk solo traveler.
Tetapi ruangan yang sama bisa terasa sangat sempit ketika digunakan dua atau tiga orang dengan banyak barang.
Periksa Jenis Tempat Tidur
Jangan hanya melihat tulisan “kamar untuk dua orang”.
Perhatikan konfigurasi tempat tidurnya.
Apakah satu double bed?
Dua single bed?
Apakah tersedia extra bed?
Untuk perjalanan bersama teman, konfigurasi tempat tidur bisa sangat menentukan kenyamanan.
Pastikan pilihan kamar sesuai sebelum melakukan pembayaran.
Periksa Fasilitas yang Benar-Benar Dibutuhkan
Daftar fasilitas hotel bisa sangat panjang.
Namun, tidak semuanya relevan.
Fokus pada kebutuhan.
Misalnya:
Wi-Fi jika harus bekerja.
Lift jika membawa koper berat.
Parkir jika menggunakan kendaraan.
Air conditioning untuk destinasi panas.
Laundry untuk perjalanan panjang.
Fasilitas lainnya bisa dianggap bonus.
Jangan membayar lebih hanya karena hotel memiliki sepuluh fasilitas yang sebenarnya tidak akan digunakan.
Cek Apakah Sarapan Termasuk
Kamar dengan sarapan terkadang lebih praktis.
Kita bisa langsung makan sebelum memulai aktivitas.
Namun, bandingkan harganya.
Jika selisih kamar dengan sarapan cukup besar sementara area sekitar memiliki banyak tempat makan, opsi tanpa sarapan mungkin lebih fleksibel.
Sebaliknya, untuk destinasi yang sulit mencari makanan pagi, sarapan hotel bisa sangat membantu.
Pertimbangkan Lokasi Tempat Makan
Makanan juga menjadi bagian dari pemilihan hotel.
Kalau penginapan berada dekat banyak restoran atau kawasan kuliner, mencari makan malam setelah seharian jalan menjadi lebih mudah.
Gunakan prinsip cara memilih tempat makan saat traveling untuk melihat pilihan kuliner di sekitar hotel.
Tidak harus tepat di samping hotel.
Yang penting masih mudah dijangkau sesuai transportasi yang digunakan.
Periksa Jam Check-in dan Check-out
Ini sering dianggap sepele.
Misalnya penerbangan tiba pukul 07.00 tetapi check-in baru tersedia pukul 15.00.
Artinya ada delapan jam yang harus direncanakan.
Cari tahu apakah hotel menyediakan penitipan bagasi.
Begitu pula ketika penerbangan pulang berlangsung malam hari sementara check-out harus dilakukan sebelum siang.
Informasi ini dapat memengaruhi itinerary hari pertama dan terakhir.
Jangan Menganggap Early Check-in Selalu Gratis
Hotel mungkin dapat memberikan early check-in jika kamar tersedia.
Namun, jangan menganggap fasilitas tersebut otomatis diberikan.
Kebijakan setiap hotel berbeda.
Ada yang gratis.
Ada yang mengenakan biaya.
Ada pula yang tidak dapat menjanjikannya sebelum hari kedatangan.
Kalau early check-in sangat penting, tanyakan langsung sebelum booking atau pilih opsi yang memang menjaminnya.
Baca Kebijakan Pembatalan
Rencana perjalanan bisa berubah.
Karena itu, perhatikan apakah booking dapat dibatalkan dan sampai kapan batas waktunya.
Harga non-refundable biasanya lebih murah, tetapi risikonya lebih besar jika perjalanan batal.
Untuk perjalanan yang tanggalnya belum benar-benar pasti, opsi pembatalan fleksibel mungkin lebih masuk akal meskipun sedikit lebih mahal.
Jangan hanya melihat harga tanpa membaca ketentuannya.
Perhatikan Metode Pembayaran
Ada hotel yang meminta pembayaran penuh saat booking.
Ada yang hanya membutuhkan kartu sebagai jaminan.
Ada pula yang memungkinkan pembayaran di lokasi.
Periksa mata uang pembayaran terutama ketika traveling ke luar negeri.
Perhatikan juga kemungkinan deposit atau biaya tambahan.
Dengan mengetahui semuanya dari awal, kita bisa menghindari kejutan ketika check-in.
Cari Tahu Apakah Ada Deposit
Beberapa hotel meminta security deposit.
Deposit biasanya dikembalikan setelah check-out jika tidak terdapat biaya tambahan sesuai kebijakan hotel.
Namun, metode dan waktu pengembaliannya dapat berbeda.
Jika menggunakan kartu, dana mungkin membutuhkan waktu sebelum kembali tersedia.
Informasi seperti ini penting terutama jika budget perjalanan cukup terbatas.
Periksa Kebijakan Anak dan Extra Guest
Traveling bersama keluarga membutuhkan perhatian tambahan.
Jangan berasumsi anak selalu menginap gratis.
Kebijakan usia, sarapan, extra bed, dan kapasitas kamar berbeda antarhotel.
Begitu pula ketika tiga orang ingin menggunakan satu kamar.
Pastikan jumlah tamu dimasukkan dengan benar ketika mencari kamar agar harga dan pilihan yang muncul sesuai.
Solo Traveler Punya Pertimbangan Berbeda
Bagi yang menerapkan tips solo traveling untuk pemula, lokasi dan akses bisa menjadi pertimbangan besar.
Pilih area yang membuat perjalanan sehari-hari terasa praktis.
Periksa akses dari stasiun atau bandara.
Lihat kondisi sekitar berdasarkan informasi terbaru.
Hotel dengan resepsionis yang mudah dihubungi juga dapat memberikan kenyamanan tambahan bagi sebagian traveler.
Tidak harus hotel mahal.
Yang penting sesuai kebutuhan dan karakter perjalanan.
Hotel untuk Road Trip Berbeda Lagi
Kalau perjalanan menggunakan mobil, prioritas dapat berubah.
Parkir menjadi lebih penting dibanding kedekatan dengan stasiun.
Cari tahu apakah parkir tersedia, apakah ada biaya tambahan, dan bagaimana akses keluar-masuk kendaraan.
Hotel di pusat kota mungkin memiliki lokasi bagus untuk pejalan kaki tetapi justru menyulitkan pengguna mobil.
Karena itu, jenis perjalanan selalu menentukan pilihan.
Jangan Lupa Kebutuhan Internet
Wi-Fi hampir selalu tercantum dalam fasilitas hotel.
Tetapi kualitasnya belum tentu sama.
Jika internet hanya digunakan untuk chatting dan membuka peta, mungkin tidak terlalu masalah.
Namun, jika harus melakukan video call atau bekerja selama perjalanan, cari review yang secara khusus membahas koneksi internet.
Digital nomad dan business traveler memiliki kebutuhan berbeda dibanding wisatawan biasa.
Kebisingan Bisa Menjadi Faktor Besar
Hotel yang berada tepat di pusat hiburan memang strategis.
Namun, suara dari jalan atau tempat hiburan bisa berlangsung sampai larut malam.
Perhatikan review mengenai kebisingan.
Begitu pula kamar dekat lift, lobby, atau area umum.
Jika tidur mudah terganggu suara, pertimbangkan meminta kamar yang lebih tenang ketika melakukan reservasi.
Permintaan belum tentu dapat dijamin, tetapi tidak ada salahnya mencantumkannya.
Periksa Kebersihan Lebih dari Sekadar Rating
Cari review yang secara khusus membahas kondisi kamar.
Perhatikan komentar mengenai:
- tempat tidur;
- kamar mandi;
- handuk;
- lantai;
- bau kamar;
- dan kebersihan area umum.
Hotel sederhana yang bersih sering memberikan pengalaman lebih menyenangkan dibanding hotel dengan banyak fasilitas tetapi perawatannya buruk.
Hati-Hati Harga yang Terlalu Murah
Promo memang ada.
Namun, kalau sebuah hotel memiliki harga jauh di bawah pilihan lain pada area yang sama, cari tahu alasannya.
Mungkin lokasinya lebih jauh.
Kamar tanpa jendela.
Kamar mandi berbagi.
Bangunan sedang direnovasi.
Atau harga belum termasuk biaya tertentu.
Murah bukan berarti buruk, tetapi kita perlu memahami apa yang dikorbankan.
Bandingkan Tipe Kamar Bukan Hanya Hotel
Satu hotel bisa memiliki beberapa jenis kamar dengan pengalaman yang sangat berbeda.
Misalnya standard room berada pada bangunan lama sementara deluxe room sudah direnovasi.
Ada kamar menghadap jalan dan kamar menghadap bagian dalam.
Karena itu, ketika membaca review, perhatikan apakah tamu menyebut tipe kamar yang digunakan.
Jangan menganggap semua kamar dalam satu hotel identik.
Booking Lebih Awal atau Mendadak?
Tidak ada aturan bahwa salah satunya selalu lebih murah.
Harga hotel dipengaruhi permintaan, musim, event, hari, dan strategi harga masing-masing properti.
Untuk perjalanan pada periode populer, booking lebih awal memberikan keuntungan berupa pilihan kamar yang lebih banyak.
Menunggu last minute memiliki risiko hotel yang sesuai kebutuhan sudah penuh.
Jika tanggal perjalanan sudah pasti dan menemukan harga yang masuk akal dengan kebijakan pembatalan sesuai, tidak selalu perlu menunggu.
Waspadai Musim Liburan dan Event Besar
Konser, festival, pertandingan, konferensi, dan libur panjang dapat meningkatkan permintaan hotel.
Harga bisa naik dan kamar cepat habis.
Sebelum booking, cek apakah terdapat event besar pada tanggal perjalanan.
Hal ini juga membantu menjelaskan kenapa harga hotel pada satu akhir pekan jauh lebih tinggi dibanding minggu sebelumnya.
Jangan Lupakan Packing dan Akses Kamar
Jenis barang bawaan juga memengaruhi pilihan hotel.
Jika membawa koper besar, hotel tanpa lift dapat menjadi kurang praktis jika kamar berada di lantai atas.
Saat menerapkan cara packing baju untuk traveling, jumlah dan ukuran bagasi sebaiknya sudah diketahui sebelum menentukan penginapan.
Traveler dengan backpack kecil tentu memiliki fleksibilitas lebih besar.
Simpan Konfirmasi Booking
Setelah melakukan reservasi, simpan informasi penting.
Nama hotel.
Alamat.
Nomor reservasi.
Tanggal check-in dan check-out.
Tipe kamar.
Status pembayaran.
Kebijakan yang relevan.
Simpan screenshot atau dokumen secara offline jika traveling ke tempat dengan koneksi internet yang belum tentu stabil.
Hubungi Hotel Jika Ada Permintaan Penting
Jika memiliki kebutuhan yang benar-benar penting, jangan hanya mengandalkan kolom request pada aplikasi booking.
Misalnya late arrival, aksesibilitas tertentu, atau kebutuhan khusus lainnya.
Hubungi properti dan konfirmasi.
Permintaan tambahan tidak selalu dapat dipenuhi, tetapi komunikasi lebih awal mengurangi kemungkinan salah pengertian ketika tiba.
Buat Checklist Sebelum Menekan Tombol Booking
Sebelum membayar, cek sekali lagi:
- tanggal benar;
- kota dan lokasi benar;
- jumlah tamu benar;
- tipe kamar benar;
- konfigurasi tempat tidur benar;
- total harga;
- pajak dan biaya tambahan;
- sarapan;
- kebijakan pembatalan;
- metode pembayaran;
- jam check-in;
- serta fasilitas utama yang dibutuhkan.
Butuh satu atau dua menit, tetapi bisa mencegah kesalahan yang merepotkan.
Hotel Terbaik Adalah yang Paling Sesuai Perjalanan
Pada akhirnya, cara memilih hotel untuk liburan bukan mencari hotel dengan fasilitas terbanyak atau harga paling tinggi.
Hotel terbaik adalah penginapan yang cocok dengan kebutuhan perjalanan.
Untuk city trip, lokasi mungkin menjadi prioritas.
Untuk staycation, fasilitas justru bisa lebih penting.
Untuk road trip, parkir menjadi pertimbangan.
Untuk solo traveling, akses dan kemudahan mobilitas mungkin lebih diperhatikan.
Tentukan budget, lihat itinerary, periksa lokasi melalui peta, baca review terbaru, pahami kebijakan booking, dan bandingkan total biaya sebelum mengambil keputusan.
Dengan begitu, hotel bukan hanya menjadi tempat tidur setelah seharian traveling, tetapi bagian perjalanan yang membantu liburan berjalan lebih nyaman dan efisien.
Melalui Suboticke Travel, kami akan terus menghadirkan panduan penginapan, itinerary, destinasi, wisata kuliner, transportasi, dan berbagai tips traveling praktis untuk membantu merencanakan perjalanan.
